Kedai bunga tropis di sudut kota itu kini mulai membereskan mejanya yang terlihat berserakan, gadis berambut sebahu dengan pakaian kasualnya telah melintas di depanku sebelum aku selesai menulis kalimat ini. Sayang, aku tak sempat menyapanya, ia terlihat bergegas dengan mimik menghindari sapaan keramaian.
"Aku akan menunggunya esok hari di tempat dan pergeseran matahari yang sama", gumamku.
Lincah, gemulai jemari: galeriseni
"ladalahh ning ndi arek iki ko nda liwat-liwat" logat Mojokertoan kembali terlontar, namun ini bukan sebuah umpatan, logat kami lebih kasar daripada Jawa Timur bagian barat. Terasa waktu berlari begitu cepat, terlihat dari tempatku dari dua jam yang lalu duduk seseorang dengan kemeja yang ku kenali akan naik bus yang telah membukakan pintu untuknya, aku bergegas mendekat, lagi-lagi tak sempat berteriak untuknya, bus itu melaju meninggalkan tempat semula. Entah kemana perginya, mimik yang sama terlihat dipertemuan terakhir kita. Bukan titik yang membuat tinta, namun tinta yang membuat titik, seperti biasa, aku tak akan seattrac ini ketika tak ada "sesuatu" di sana. Harapan, yap! Harapan memiliki teman bicara, Tuhan punya cara-cara unik untuk memberiku teman. Sedikit termenung, "hmm sepertinya ia anak Universitas lain di kota ini, ia kan biasa memakai sepatu kasual yang merknya ku kenali, hmm sepatu penguras tabungaku, gadis setengah lelaki". "Brukk..." suara yang tak asing (ketika buku buku terjatuh dari tangan pembawanya) aku langsung menghampirinya, memungut satu persatu buku, tak sengaja, "deg!" Terpaku sejenak "loh iki kan mbak wingi iko. . ." Lontarku membuat gadis itu kebingungan, (maksudnya gadis kemarin yang sempat ku tunggu-tunggu di taman kota beberapa pekan yang lalu). |
Namanya Tarum, mahasiswi di salah satu universitas ternama di kota ini, "baahh. . Aku excited mendengar cerita-ceritanya" ia anak Fisipol yang sudah menempuh selama 3 tahun studi, kemarin ia baru selesai magang di DPR RI selama 2 bulan, bukan tipikal gadis yang meledak-ledak menurutku, mungkin ia ingin cerita banyak,

Komentar
Posting Komentar